Archive

Uncategorized

-1383693276

I took this photo on my way to work. Area sekitar Cipinang menuju Kasablanka. #RR

Advertisements

Sore ini akan jalan-jalan ke Depok untuk bertemu dengan Shefti Latiefah, pemudi yang menggagas social movement community Save Street Child (@savestreetchild) di Zoe Cafe. Save Street Child ini adalah organisasi yang bergerak untuk mengumpulkan, mengurus, dan mengasuh anak-anak jalanan. Ternyata saya baru tahu organisasi ini tidak hanya ada di Jakarta, tapi juga di beberapa kota lain seperti Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Padang, dan Jogja. Dan, Shei ini ternyata masih mahasiswa (tahun akhir). So, yes, I’m so excited for the interview. Gonna update about this soon! #RR

Yes, I repeat, it’s NOT easy to be a model. Hari ini saya dan tiga teman sekantor (Monik, Jane, dan Cides) jadi model untuk salah satu artikel majalah. Konsepnya, kami berempat mix n match beberapa baju untuk inspirasi gaya berpakaian multifungsi selama sebulan. Tentunya pakai beberapa baju masing-masing, dan beberapa baju pinjaman dari beberapa brand.

Makeup dimulai jam 11.00 WIB, pemotretan jam 13.00 WIB, dan semua baru selesai sekitar jam 17.00 WIB. Empat jam?? Yes! Setiap orang 5 kali foto dengan baju-baju yang sudah ditentukan. Sekali foto bisa15-20 take. Yah, mengingat kami semua amatir dan biasanya cuma bisa ngarahin gaya ke model aja ya..

Frame pertama, saya benar-benar tidak tahu bagaimana harus bergaya. Gerak ke mana, tangan digerakkan seperti apa, posisi kaki seperti apa. Totally clueless. Fotografer, mas Ariel, akhirnya menyuruh saya untuk jalan sambil lompat. Mungkin 10x take ada–dengan chunky heels kurang lebih 13 cm. Langsung keringetan!

Entah kenapa, saat itu saya sangat bersyukur dengan pekerjaan saya.

Gak bisa bayangin pemotretan harus dengan gaya yang variatif, disuruh gaya apapun harus mau dan bisa, belum lagi kadang posisi badan yang agak nyiksa. #RR

Kadang berbagai liputan, informasi, dan interview yang pernah saya lakukan tidak selalu bisa masuk di media tempat saya bekerja, atau bahkan tidak masuk sama sekali karena keterbatasan tempat sebuah majalah bulanan. Karena itu saya ingin sekali berbagi di ‘rumah’ pribadi saya ini, apa saja yang saya dapatkan, tanpa batas. Karena sebenarnya banyak sekali fakta lain yang lebih menarik daripada tulisan yang tampak di muka umum. Beberapa interview sudah saya masukkan sebelumnya seperti interview saya dengan Dira Sugandi dan Idang Rasjidi. And, more to come!

Anggap saja, blog ini menjadi semacam penyimpan jaga-jaga kalau semua data saya menghilang. Toh flashdisk, laptop, hard disk eksternal punya potensi untuk rusak kan? 🙂