Archive

Monthly Archives: December 2013

Di perjalanan menuju rumah saudara di Harapan Jaya dengan kondisi perut keroncongan, yang ada di kepala adalah sushi. Suami akhirnya mampir agak jauh ke Harapan Indah–supaya muka saya gak ditekuk terus katanya–berharap menemukan tempat makan apalah. Dan di sana berdiri tegak Ichiban Sushi. Yah, daripada nggak ada.

Ini adalah pertama kalinya saya makan di Ichiban. Dan setelah saya makan di sana, saya nggak akan mau balik lagi.

Pertama: Dengan harga yang menurut 11/12 sama Sushi Tei, pelayanannya mengecewakan. Pelayannya main taruh piring dan gelas di meja sembarangan.

Kedua: Rasanya nggak spesial-spesial amat.

Ketiga: Nggak ada jahe.

Tapi soal tempat, OK lah.

image

Advertisements

Have you ever taste a bug before? Alive? I have.

Suatu waktu saya menginap di Novotel, Bogor. I must tell you I love the hotel/resort, especially with their eco concept, but not with their restaurant. Ada tiga tempat makan yang ada di sana: Capriccio-Casual Italian Dining, Mahoni Bar, dan yang akan saya bicarakan selanjutnya yaitu Verandah Restaurant.

Verandah Restaurant ini punya konsep buffet yang terbuka, bukan dalam sebuah ruangan tertutup. Eco, memang, tapi kebanyakan makanan yang disajikan tak terlindungi, dalam arti banyak lalat dan serangga lainnya yang hinggap. Waktu itu saya mengambil salad untuk makan siang. Saat sedang makan daun-daunan yang crunchy itu, tiba-tiba ada rasa aneh yang menyeruak di lidah saya. Rasanya asam, manis, ada sedikit pahit, yang saya pikir itu rasa aneh untuk sayuran. Saat itu juga saya rasanya seperti tertusuk sesuatu. Spontan langsung saya ambil dengan tangan. Yap, rasa aneh tadi ternyata adalah rasa serangga yang saya gigit hidup-hidup. Serangga tersebut ada di dalam salad yang saya makan. Saya tidak tahu itu serangga apa karena ketika keluar dari mulut sudah tak berbentuk lagi (yuck!). Dari situ saya langsung memberitahukan ke pramusaji yang lewat, dan dia hanya bilang: “Iya soalnya makanannya di tempat terbuka jadi banyak serangga.” That’s it. Cuma itu jawaban dia. Dan ketika dia bertanya apakah salad saya mau diganti dengan yang baru? No way. Saya yakin dia pasti akan ambil di tempat yang sama, dan mana tahu serangga yang mati di mulut saya tadi bukan serangga satu-satunya.

Restoran di tempat yang terbuka memang konsepnya bagus, apalagi para pengunjung bisa menikmati pemandangan hijau sekitar. Tapi setidaknya pihak hotel harus memikirkan sisi higienis makanan yang disajikan. Dari banyakanya stand makanan, hanya beberapa yang tertutup. Kebanyakan dibiarkan terbuka begitu saja, tanpa pengawasan. Dan saya melihat sendiri lalat hinggap dengan santainya di atas buah-buahan. Untuk sebagian besar orang, hal tersebut pasti tidak bisa diterima.

Entah kapan saya akan punya kesempatan untuk menginap di sana lagi, tapi semoga ketika kesempatan itu ada, kondisi yang saya ceritakan tak lagi terjadi.

Image

Yesterday I got these stuffs from my office’s potluck party. Spesifically, I got a cute pink mini basket, Downy, Oriflame skin dream BB Cream, Maybelline Dream Liquid Mousse, Cottage Fleur de Mauve & Lin nature shower, and Spa Essentia skin refiner face milk cleanser. Yep lucky me that I don’t have to buy any toiletries and beauty products! 😀 #ThankYou

It’s not a secret that I am a fan of Reza Rahadian because of his physical appearance and his top acting quality. But recently I was shocked after seeing his photos in a news-lifestyle-celebrity website. No words could desribe about the photos, except it is horrible. I’m sorry, Reza, but it wasn’t your fault.

See his photos here: http://men.kapanlagi.com/photo/menspiration/reza-rahadian-hanya-ingin-menjadi-aktor-yang-bermanfaat-1312179.html